1003491 | Pendidikan Guru Sekolah Dasar | UPI | 2010 | TUTUP PINTU DARI LUAR!

Senin, 01 Oktober 2012

Hati-hati penipuan!


Minum kopi emang paling enak apalagi kala mata digelayuti rasa ngantuk ditambah tugas kuliah yang menumpuk, tapi apa jadinya bila kamu membeli 1 sachet kopi instan dengan harga seribu rupiah justru berisi kupon hadiah TUJUH PULUH LIMA JUTA RUPIAH !!!! Bukan hanya melek, mungkin kamu serasa nampar sendiri J Eiiiiiiiiiiiittts jangan senang dulu, bagaimana jika ternyata kupon itu palsu (penipuan) dan bisa merugikan anda? TOLONG JANGAN LANGSUNG TERGIUR PADA HADIAH YANG DI TAWARKAN!! karena mengharap untung nantinya malah buntung, baiknya coba selidiki dulu kebenaran kupon hadiah tersebut. Untunglah saya orang yang sangat jarang menemukan keberuntungan, saat mendapati kupon tersebut saya justru SANGAT tidak percaya.
Add caption

 Ada banyak kejanggalan yang justru saya temukan dalam secarik kupon tersebut dan saya langsung yakin kalo itu adalah palsu.








Add caption

Kejanggalan yang saya temukan yaitu: tidak ada masa berlaku penukaran hadiah, no telepon yang tertera bukanlah no telepon bebas pulsa milik PT. SANTOS JAYA ABADI.
Sedangkan setelah saya browsing - browsing di internet mengenai ini saya mendapatkan beberapa isi klarifikasi dari PT. Santos Jaya Abadi selaku pemegang merk kapal api dan kopi abc susu yang saya kutip dari sebuah blog, buat pelajaran kita semua aja kalau ada yang ngalamin hal yang sam seperti saya. Berikut isinya :

Dengan Hormat,
Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih untuk email yang dikirimkan. Pada kesempatan ini kami dari PT.Santos Jaya Abadi ingin memberikan penjelasan mengenai promo “GELEGARRR KOPI ABC” yang diadakan oleh kopi ABC, yaitu :
  1. Bahwa undian yang di keluarkan oleh kopi ABC adalah berbentuk hologram bulat seperti koin yang melekat atau menempel jadi satu dengan bungkus di bagian dalam tidak terpisah. Bukan berupa kupon gesek, kertas laminating ataupun surat-surat pemberitahuan.
  2. Bahwa kami hanya mencantumkan no.layanan konsumen bebas pulsa yaitu 0-800-1-726867 (SANTOS) di kemasan kopi ABC, tidak ada no. contact person atau nomor lain yang harus dihubungi (Bila ada no.telpon selain layanan bebas pulsa dapat di pastikan hal tsb adalah modus penipuan).
  3. Bahwa promo berlangsung sampai dengan 31 Desember 2010 dan pemenang tidak dipungut biaya apapun (Bila sudah di minta transfer sejumlah uang bisa di pastikan itu adalah modus penipuan).
  4. Bahwa Kopi ABC / PT.Santos Jaya Abadi tidak pernah bekerja sama dengan pihak/instansi manapun (termasuk pihak kepolisian).
  5. Bahwa kami sudah mengumumkan mengenai promo berhadiah langsung dari kopi ABC di koran KOMPAS tgl 01 September 2010.
  6. Berikut ini adalah sedikit informasi yang ingin kami sharing kepada bapak, yaitu mengenai pernyataan pihak kepolisian terhadap aksi penipuan yang menggunakan nama perusahaan dan juga pihak kepolisan. http://megapolitan.kompas.com/read/2…Percaya.Undian. Atas.Nama.Kapolda-5
  7. Bila yang anda dapatkan di luar dari penjelasan di atas harus di waspadai sebagai bentuk penipuan yang sedang marak saat ini.
  8. Bahwa semua informasi dari konsumen sudah kami tindak lanjuti sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku mengenai penipuan dan pencemaran nama baik dengan melaporkannya ke POLDA METRO JAYA.
    Demikian tanggapan yang dapat kami berikan, terima kasih untuk perhatiannya.

    Hormat kami,
    Customer Service 



    Untuk lebih aman-nya coba konfirmasi langsung ke Layanan Pelanggan PT. Santos Jaya Abadi di :PT Santos Jaya Abadi
    Jl. Taman Jatibaru Barat no. 1-3
    Jakarta Pusat 10150
    Indonesia
    Layanan Pelanggan: 0800-1-726867 Atau Anda dapat menghubungi melalui email : santos@kapalapi.co.id


    Selain itu juga saya mencoba browsing salah satu no telp yang ada di kupon tersebut dan hasilnya benar saja, penipuan!


Dan kemudian saya iseng ngetweet di akun twitter saya
Dan beruntung pihak kopi ABC merespon tweet yang saya buat. Hati-hati penipuan:)

Semoga bermanfaat:)




Minggu, 30 September 2012

Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD



B
ahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan yang menjadi identitas bangsa Indonesia. Untuk menjaga kelestarian dan kemurnian bahasa Indonesia maka diperlukan berbagai upaya. Contoh upaya untuk menjaga kemurnian bahasa Indonesia adalah dengan menuliskan kaidah-kaidah ejaan dan tulisan bahasa Indo-nesia dalam sebuah buku yang disebut dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). EYD dapat digunakan sebagai pedoman dalam kegiatan berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dengan benar, baik komunikasi secara langsung maupun tidak langsung. Sedangkan upaya lain yang dapat digunakan untuk melestarikan bahasa Indonesia adalah dengan menanamkan bahasa Indonesia sejak dini.

Penanaman bahasa Indonesia sejak dini adalah memberikan pelatihan dan pendidikan tentang bahasa Indonesia sejak anak masih kecil. Pelaksanaan pendi-dikan bahasa Indonesia pada anak dapat dilakukan melalui pendidikan informal, pendidikan formal, maupun pendidikan nonformal. Pendidikan informal dilaku-kan oleh keluarga di rumah. Pendidikan ini dilakukan saat anak berada di rumah bersama dengan keluarganya. Sedangkan pendidikan formal dilaksanakan di dalam lembaga pendidikan resmi mulai dari SD sampai dengan perguruan tinggi. Dalam pendidikan formal ini gurulah yang berperan penting dalam menanamkan pengetahuan akan bahasa Indonesia. Sedangkan pendidikan nonformal dilaksanakan di luar rumah dan sekolah, dapat melalui kursus, pelatihan-pelatihan, pondok pesantren dan lain sebagainya.

Pendidikan bahasa Indonesia di lembaga formal dimulai dari SD. Jumlah jam pelajaran bahasa Indonesia di SD kelas I, II dan III sebanyak 6 jam pelajaran. Sedangkan kelas IV, V dan VI sebanyak 5 jam pelajaran. Banyaknya jumlah jam pelajaran Bahasa Indonesia dimaksudkan agar siswa mempunyai kemampuan berbahasa Indonesia yang baik serta mempunyai kemampuan berpikir dan bernalar yang baik yang dapat disampaikan melalui bahasa yang baik pula.


Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD

B
ahasa Indonesia merupakan salah satu materi penting yang diajarkan di SD, karena bahasa Indonesia mempunyai kedudukan dan fungsi yang sangat pen-ting bagi kehidupan sehari-hari. Tujuan pembelajaran bahasa Indonesia sebagai-mana dinyatakan oleh Akhadiah dkk. (1991: 1) adalah agar siswa ”memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar serta dapat menghayati bahasa dan sastra Indonesia sesuai dengan situasi dan tujuan berbahasa serta tingkat pengalaman siswa sekolah dasar”. Dari penjelasan Akhadiah tersebut maka tujuan pembelajaran bahasa Indonesia dapat dirumuskan menjadi empat bagian. (1) Lulusan SD diharapkan mampu menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar. (2) Lulusan SD diharapkan dapat menghayati bahasa dan sastra Indonesia. (3) Penggunaan bahasa harus sesuai dengan situasi dan tujuan berbahasa. (4) Pengajaran disesuaikan dengan tingkat pengalaman siswa SD. Butir (1) dan (2) menunjukkan tujuan pembelajaran bahasa Indonesia SD yang mencakup tujuan pada ranah kognitif dan afektif. Butir (3) menyiratkan pen-dekatan komunikatif yang digunakan. Sedangkan butir (4) menyiratkan sampai di mana tingkat kesulitan materi pelajaran Bahasa Indonesia yang diajarkan.

Dari tujuan tersebut jelas tergambar bahwa fungsi pengajaran bahasa Indonesia di SD adalah sebagai wadah untuk mengembangakan kemampuan siswa dalam menggunakan bahasa sesuai dengan fungsi bahasa itu, terutama sebagai alat ko-munikasi. Pembelajaran bahasa Indonesia di SD dapat memberikan kemampuan dasar berbahasa yag diperlukan untuk melanjutkan pendidikan di sekolah menengah maupun untuk menyerap ilmu yang dipelajari lewat bahasa itu. Selain itu pembelajaran bahasa Indonesia juga dapat membentuk sikap berbahasa yang positif serta memberikan dasar untuk menikmati dan menghargai sastra Indonesia. Dalam pembelajaran bahasa Indonesia perlu diperhatikan pelestarian dan pengembangan nilai-nilai luhur bangsa, serta pembinaan rasa persatuan nasional.

Tujuan pembelajaran bahasa Indonesia dalam BSNP (2006) dijabarkan menjadi beberapa tujuan. Tujuan bagi siswa adalah untuk mengembangkan kemampuannya sesuai dengan kemampuan, kebutuhan, dan minatnya. Adapun tujuan bagi guru adalah untuk mengembangkan potensi bahasa siswa , serta lebih mandiri dalam menentukan bahan ajar kebahasaan sesuai dengan kondisi lingkungan sekolah dan kemampuan siswanya. Tujuan bagi orang tua siswa adalah agar mereka dapat secara aktif terlibat dalam pelaksanaan program pembelajaran. Tujuan bagi sekolah adalah agar sekolah dapat menyusun program pendidikan kebahasaan sesuai dengan keadaan siswa dan sumber belajar yang tersedia. Sedangkan tujuan bagi daerah adalah agar daerah dapat menentukan sendiri bahan dan sumber belajar kebahasaan dengan kondisi kekhasan daerah dengan tetap memperhatikan kepentingan sos